Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sumpah Pemuda, Bupati Dewi Tantang Generasi Muda

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajak generasi muda untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas diri, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Pemuda diharapkan menjadi motor perubahan yang mampu mendorong kemajuan Kabupaten Pandeglang.

Ajakan tersebut disampaikan Dewi saat upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pandeglang, Rabu (28/10/2026).

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat kontribusi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman.

Bupati Dewi berharap semangat persatuan terus tumbuh di kalangan pemuda sehingga menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan dan kemajuan daerah.

“Dalam pesan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, terdapat tiga nilai utama yang perlu diwujudkan generasi muda, yakni patriotik, gigih, dan berempati,” ujarnya.

Menurut Dewi, nilai patriotik dapat diwujudkan melalui kecintaan terhadap daerah, menjaga persatuan, serta berperan aktif menangkal penyebaran informasi bohong atau hoaks dan paham radikalisme yang berpotensi mengancam kerukunan masyarakat.

Sementara itu, sikap gigih menjadi modal penting bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu, mengembangkan keterampilan, berinovasi, dan meningkatkan daya saing di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital serta persaingan global.

“Adapun nilai empati, kami mengajak generasi muda untuk memiliki kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta menghargai perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Dewi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang menaruh harapan besar kepada generasi muda sebagai pelaku perubahan. Menurutnya, kemajuan Indonesia harus dimulai dari kemajuan daerah, termasuk melalui keterlibatan aktif pemuda dalam menggali potensi dan menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

“Keterlibatan generasi muda di berbagai sektor diharapkan mampu melahirkan gagasan baru, membuka peluang usaha, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Pandeglang,” tandasnya. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *