Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sekda Lebak Ajak Masyarakat Gemar Membaca

Bagikan: Facebook X WhatsApp

LEBAK | bantenrayaco.id

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, membudayakan kebiasaan membaca untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.

Menurut Halson, budaya membaca menjadi salah satu bekal penting agar masyarakat mampu memahami informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Halson saat membuka Festival Literasi Kabupaten Lebak 2026 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Jumat (30/10/2026).

Ia menilai, kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu membiasakan diri membaca dari berbagai sumber tepercaya sebelum menerima maupun menyebarkan informasi.

“Kebiasaan membaca penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital,” kata Halson.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh tingkat pengetahuan, wawasan, serta kemampuan masyarakat dalam mengolah informasi.

Karena itu, festival literasi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau pameran buku. Kegiatan tersebut perlu menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, hingga masyarakat luas.

“Festival literasi ini diharapkan bukan sekadar menjadi ajang pameran atau kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah berkreasi sekaligus gerakan nyata untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga lingkungan masyarakat luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, Eka Prasetiawan, mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam membangun budaya literasi.

Menurutnya, penguatan literasi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, lembaga pendidikan, komunitas, hingga masyarakat.

Melalui Festival Literasi Kabupaten Lebak 2026, pihaknya berharap tumbuh semangat membaca, berkarya, dan berdaya di tengah masyarakat.

Dengan demikian, literasi tidak hanya menjadi aktivitas membaca buku, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang mendukung peningkatan kualitas SDM.

Pemkab Lebak berharap penguatan budaya literasi dapat memperluas wawasan masyarakat, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Lebak yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *