Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kualitas Air Berubah, Perumda Tirta Benteng Sampaikan Permohonan Maaf

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | bantenraya.co.id

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang meminta maaf kepada pelanggan atas perubahan kualitas air bersih yang didistribusikan dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendy mengatakan, pihaknya terus melakukan penanganan untuk memulihkan kualitas air, di antaranya melalui pengecekan teknis dan pembersihan jaringan pipa.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi karena perubahan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Sehubungan dengan berlangsungnya musim kemarau, kualitas air baku mengalami penurunan yang berdampak seperti sekarang,” ujar Doddy, Kamis (9/9/2026).

Menurut Doddy, perubahan kualitas air yang diterima pelanggan tidak hanya dipengaruhi kondisi sumber air baku, tetapi juga proses pengolahan, jaringan distribusi, tekanan aliran, hingga kondisi instalasi pelanggan.

“Kami sedang melakukan pengecekan teknis dan membersihkan jaringan pipanya agar proses pengolahan dan kualitas air bersihnya segera kembali normal,” katanya.

Ia menegaskan, Perumda Tirta Benteng tetap bertanggung jawab memastikan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan kembali optimal. Pengawasan terhadap kualitas air serta optimalisasi proses pengolahan juga terus dilakukan selama proses pemulihan pelayanan.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, debit Sungai Cisadane dalam beberapa waktu terakhir mengalami penyusutan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap ketersediaan maupun kualitas air baku yang digunakan untuk pelayanan air bersih.

“Kami telah menyiapkan langkah percepatan termasuk mengantisipasi penurunan drastis debit air Sungai Cisadane beberapa waktu terakhir meskipun secara prinsip ketersediaan air bersih di Kota Tangerang masih terpenuhi, hanya saja kualitas airnya yang harus diperhatikan,” ujar Sachrudin. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *