Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Ketersediaan Obat Terjamin, 36 Puskesmas Pandeglang Siap Layani Masyarakat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

UPT Gudang Farmasi Kabupaten (GFK) Pandeglang memastikan distribusi obat-obatan ke 36 puskesmas di wilayah Kabupaten Pandeglang berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Kepala UPT Gudang Farmasi Kabupaten Pandeglang, apt. Arief Suryo Utomo, S.Farm., mengatakan distribusi obat sepanjang 2026 telah dilaksanakan secara terencana dan terkontrol sejak Januari hingga Oktober.

“Distribusi obat tahun 2026 telah kami laksanakan secara terencana dan terkontrol. Setiap proses penyaluran mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya.

Menurut Arief, penyaluran obat dilakukan berdasarkan mekanisme perencanaan dan pengendalian persediaan yang telah ditetapkan. Langkah tersebut bertujuan menjaga mutu sekaligus menjamin ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas.

Berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan persediaan selama Januari hingga Oktober 2026, stok obat di Gudang Farmasi Kabupaten Pandeglang diperkirakan masih mencukupi hingga Desember 2026, bahkan sampai awal 2027.

Persediaan tersebut mencakup berbagai jenis obat esensial yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh puskesmas.

Untuk menjaga kelancaran distribusi, UPT GFK Pandeglang juga rutin mengevaluasi persediaan obat serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan 36 puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan penerima.

Pemantauan stok dilakukan secara berkala guna memastikan kebutuhan obat di setiap puskesmas tetap terpenuhi. Dengan demikian, masyarakat yang mengakses layanan kesehatan diharapkan dapat memperoleh obat sesuai kebutuhan.

Selain ketersediaan stok, UPT GFK juga memberikan perhatian terhadap mutu dan masa kedaluwarsa obat yang didistribusikan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan obat yang disalurkan masih layak digunakan dan berada dalam masa berlaku.

Apabila terdapat obat yang mendekati atau telah melewati masa kedaluwarsa, pihak UPT GFK mengimbau puskesmas segera menyampaikan laporan dan mengembalikannya ke Gudang Farmasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui pengelolaan persediaan, pengawasan mutu, serta koordinasi berkelanjutan dengan seluruh puskesmas, UPT Gudang Farmasi Kabupaten Pandeglang berkomitmen menjaga ketersediaan obat dan mencegah kekosongan stok.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *