Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DPRD Lebak sebut Pendidikan Masih Rendah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

LEBAK | bantenrayaco.id

Rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian anggota Komisi III DPRD Lebak, Regen Abdul Aris. Dengan capaian yang disebut baru berkisar 6–8 tahun, tingkat pendidikan masyarakat dinilai masih perlu terus ditingkatkan.

Sekretaris Fraksi PPP DPRD Lebak itu meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memperkuat upaya untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, sekaligus memastikan masyarakat memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Tentunya harus menjadi perhatian dan evaluasi kita semua dengan rata-rata lama sekolah 6–8 tahun. Tingkat pendidikan sangat penting karena mereka adalah calon generasi penerus bangsa,” kata Regen, Minggu (20/9/2026).

Menurut Regen, peningkatan rata-rata lama sekolah perlu menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Ia menilai akses pendidikan dan keberlanjutan sekolah harus terus diperkuat agar semakin banyak warga Lebak dapat menempuh pendidikan hingga jenjang menengah maupun perguruan tinggi.

“Pemerintah daerah harus terus berupaya meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat Lebak,” ujarnya.

Ia juga mendorong Pemkab Lebak memperluas sosialisasi dan menjalankan program yang dapat memotivasi anak-anak agar tetap bersekolah. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lebak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, membenarkan bahwa rata-rata lama sekolah di wilayahnya masih berada pada kisaran 6–8 tahun. Menurutnya, capaian tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi masyarakat adat yang memiliki ketentuan dan tradisi tersendiri terkait pendidikan formal.

Di Kabupaten Lebak terdapat masyarakat adat Baduy, yang sebagian warganya tidak menempuh pendidikan formal. Kondisi tersebut turut memengaruhi perhitungan rata-rata lama sekolah di daerah itu.

“Rendahnya rata-rata lama sekolah juga dipengaruhi masyarakat adat yang tidak sekolah. Kalau saudara Baduy Luar ada sekitar 10 ribu dan Baduy Dalam sekitar dua ribu, berarti ada sekitar 12 ribu orang. Namun, kita tetap menghormati adat istiadat mereka,” ujar Doddy.

Pemerintah daerah dihadapkan pada upaya meningkatkan partisipasi pendidikan masyarakat dengan tetap menghormati adat istiadat yang berlaku. Peningkatan akses dan keberlanjutan pendidikan diharapkan dapat membantu memperbaiki capaian rata-rata lama sekolah di Kabupaten Lebak. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *