Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Irna Serukan Aksi Nyata Kader untuk Masyarakat Banten yang Lebih Sehat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaaco.id

Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten sekaligus Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS), Irna Narulita, mengajak para kader kesehatan untuk memperkuat peran dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Keterlibatan kader dinilai penting untuk mendorong kemandirian masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Peran aktif para kader sangat penting sebagai ujung tombak edukasi dan pelayanan kesehatan masyarakat demi mewujudkan wilayah yang sehat dan sejahtera,” kata Irna di hadapan kader kesehatan Kecamatan Sukaresmi dan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (27/10/2026).

Irna, yang juga menjabat Penasihat Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, mengatakan penguatan gerakan Kabupaten/Kota Sehat perlu didukung sinergi lintas sektor. Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, upaya tersebut terus dilakukan untuk mempercepat pencapaian indikator KKS, khususnya di bidang kesehatan lingkungan.

“Kita terus mengampanyekan kabupaten sehat, agar seluruh daerah di Banten mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan sebagai daerah sehat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, inovasi dan kolaborasi akan terus diperkuat, terutama dengan melibatkan kader kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Upaya tersebut difokuskan pada sembilan tatanan yang menjadi aspek penilaian dalam mewujudkan kabupaten yang sehat.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Pandeglang, Zainal Mutaqin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat merupakan program lintas sektor. Penilaian dilakukan berdasarkan pemenuhan kriteria kesehatan daerah yang mencakup sembilan tatanan, sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005.

Zainal merinci, sembilan tatanan tersebut meliputi masyarakat sehat mandiri; permukiman dan fasilitas umum; pasar; pendidikan; pariwisata; transportasi dan tertib lalu lintas jalan; perkantoran dan perindustrian; perlindungan sosial; serta pencegahan dan penanganan bencana. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *