Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Musim Kemarau, BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | bantenrayaco.id

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Cuaca panas dan kondisi lingkungan yang kering membuat rumput, semak, serta tumpukan sampah lebih mudah terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya peningkatan kejadian kebakaran di sejumlah wilayah Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Mahdiar, kondisi cuaca turut meningkatkan risiko kebakaran. Berdasarkan informasi BMKG melalui Surat PDCI BBMKG Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/020/KBB2/VII/2026, seluruh wilayah Provinsi Banten telah memasuki musim kemarau.

Sejumlah wilayah di Kota Tangerang bahkan telah masuk kategori kewaspadaan kekeringan meteorologis. Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang, dan Tangerang berada dalam status Waspada, sedangkan Kecamatan Batuceper berstatus Awas.

“Wilayah yang berstatus Waspada kekeringan meteorologis meliputi Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang dan Tangerang. Sementara Kecamatan Batuceper berada dalam status Awas kekeringan meteorologis,” kata Mahdiar, Rabu.

BPBD meminta warga menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Aktivitas tersebut dinilai berisiko memicu kebakaran karena material di lingkungan sekitar lebih cepat kering selama musim kemarau.

Warga juga diminta membersihkan rumput dan semak kering di sekitar rumah. Material yang mudah terbakar tersebut sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk karena dapat menjadi sumber penyebaran api apabila terkena percikan atau sumber panas.

Selain faktor lingkungan, BPBD mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keamanan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga. Penggunaan listrik secara berlebihan serta kelalaian saat menggunakan kompor atau sumber api lainnya perlu dihindari.

“Selain itu, masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga seperti kompor dalam kondisi aman. Penggunaan listrik secara berlebihan serta kelalaian dalam penggunaan sumber api perlu dihindari untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman,” ujarnya.

Mahdiar juga meminta warga segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Laporan lebih cepat dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

“Untuk kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang bebas pulsa atau Hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144,” katanya.

BPBD berharap kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat dapat membantu menekan risiko kebakaran selama musim kemarau. Pencegahan sejak dini dinilai penting untuk melindungi permukiman dan lingkungan dari dampak kebakaran.(wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *