Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Program Bang Andra Disambut Antusias Warga Pandeglang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

Warga Kabupaten Pandeglang menyambut antusias pembangunan infrastruktur melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang digagas Pemerintah Provinsi Banten.

Antusiasme warga terlihat saat Gubernur Banten Andra Soni meninjau sejumlah proyek Program Bang Andra di Kabupaten Pandeglang, Senin (28/9/2026).

Sejumlah lokasi yang dikunjungi Andra antara lain ruas jalan Polsek Saketi–Pematang, ruas Batubantar–Banjar, serta Jembatan Huni di Kecamatan Panimbang.

Bagi masyarakat, pembangunan jalan dan jembatan tersebut menjadi akses penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari sekaligus menggerakkan perekonomian, terutama sektor pertanian.

Ketua RW 10 Desa Panimbang Jaya, Nur (50), mengaku senang dengan pembangunan Jembatan Huni yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi warga.

“Kami sangat berbahagia, karena pembangunan ini bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat,” kata Nur.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Jembatan Huni membantu kelancaran akses pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi warga.

“Pembangunan jembatan ini membuat aktivitas warga menjadi lancar. Baik untuk pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan,” ujarnya.

Saat meninjau Jembatan Huni, Andra Soni mengatakan kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan.

“Beberapa bulan lalu saya mendapatkan laporan ada truk terbalik di jembatan ini. Kondisi jembatannya saat itu memang rusak dan membahayakan,” ungkap Andra.

Jembatan Huni merupakan akses penghubung Desa Panimbang Jaya dan Desa Gombong. Pembangunannya ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Menurut Andra, keberadaan jembatan tersebut memiliki kaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pertanian hingga perikanan. Infrastruktur itu juga mendukung akses pendidikan dan kesehatan serta menjadi salah satu jalur evakuasi.

“Kondisi jembatan ini sangat memengaruhi perekonomian masyarakat mulai dari pertanian, perikanan, hingga akses pendidikan dan kesehatan. Jalan ini juga merupakan jalur evakuasi,” jelasnya.

Andra mengatakan Pemprov Banten melakukan intervensi pembangunan karena jembatan tersebut dinilai sangat dibutuhkan masyarakat, meskipun kewenangan jalan berada di Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan Jembatan Huni juga dilintasi kendaraan pengangkut hasil bumi dan berfungsi sebagai jalur darurat.

“Ini masuk dalam program prioritas Bang Andra karena merupakan kebutuhan mendesak masyarakat,” ujar Arlan.

Selain Jembatan Huni, Andra meninjau pembangunan ruas jalan Polsek Saketi–Pematang sepanjang 1,8 kilometer dan ruas Batubantar–Banjar sepanjang 1,7 kilometer.

Warga Batubantar, Yance Meipikis (45), mengatakan pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.

“Selama ini wilayah Kadudodol, Cimanuk, dan Banjar sudah puluhan tahun belum dibangun. Dengan adanya Program Bang Andra, jalan ini akhirnya terbangun,” kata Yance.

Menurut Yance, perbaikan jalan akan mempermudah aktivitas warga, termasuk bertani, bersekolah, dan berdagang. Sebelumnya, kondisi jalan membuat masyarakat kesulitan melakukan aktivitas, termasuk ketika harus membeli kebutuhan pertanian seperti pupuk.

Antusiasme warga juga terlihat ketika sejumlah ibu di Batubantar meminta berfoto bersama Andra Soni. Warga secara spontan menyampaikan terima kasih atas pembangunan jalan di wilayah mereka.

Pada 2026, Program Bang Andra di Kabupaten Pandeglang mencakup pembangunan satu jembatan dan sejumlah ruas jalan.

Adapun ruas jalan yang masuk dalam program tersebut meliputi Batubantar–Banjar sepanjang 1,7 kilometer, Cikadu–Sudamanik 2,7 kilometer, Ciwangun–Citeluk 2,71 kilometer, Kampung Pasir Waru–Babakan Kalanganyar 1,8 kilometer, serta Polsek Saketi–Pematang 1,8 kilometer.

Selanjutnya, pembangunan juga mencakup ruas Poros Desa Kertasana–Senangsari Pagelaran sepanjang 1,8 kilometer, Tanjungan–Mantiung 1,8 kilometer, dan Kampung Jaha–Desa Cinoyong sepanjang 2,5 kilometer.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi dan pelayanan dasar di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *