Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kualitas Udara Kota Tangerang Hari Ini Terpantau di Kategori Sedang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | Bantenraya.co.id

Kualitas udara di Kota Tangerang terpantau berada dalam kategori sedang pada Selasa (8/9/2026) pagi. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari ISPUNet Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pukul 09.00 WIB, kondisi tersebut tercatat di empat stasiun pemantauan.

Empat stasiun tersebut yakni Tangerang Kali Pasir, Tangerang Pasir Jaya, Tangerang Benteng Betawi, dan Tangerang Karang Tengah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara masih berada dalam kategori sedang yang ditandai warna biru pada indikator ISPU.

“Berdasarkan data pemantauan ISPUNet KLH pagi ini, kondisi kualitas udara di empat stasiun pemantauan Kota Tangerang masih berada pada kategori sedang. Artinya, secara umum kualitas udara masih dapat diterima, namun pemantauan tetap kami lakukan secara berkala,” ujar Yudi, Selasa (8/9/2026).

Berikut hasil pemantauan ISPU di Kota Tangerang pada pukul 09.00 WIB:

  • Tangerang Kali Pasir: ISPU 51, parameter kritis PM10.
  • Tangerang Benteng Betawi: ISPU 58, parameter kritis PM2.5.
  • Tangerang Pasir Jaya: ISPU 70, parameter kritis PM2.5.
  • Tangerang Karang Tengah: ISPU 74, parameter kritis SO₂.

Yudi menegaskan DLH Kota Tangerang akan terus memantau perkembangan kualitas udara, terutama terhadap parameter pencemar yang menjadi indikator kritis di masing-masing stasiun.

“Data kualitas udara menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker, menjaga lingkungan, mengurangi aktivitas yang dapat meningkatkan emisi, serta mengikuti informasi kualitas udara dari kanal resmi pemerintah,” jelasnya.

Di tengah adanya sebaran abu vulkanik, Yudi juga meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah.

“Di tengah kondisi saat ini, dengan sebaran abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan menggunakan pelindung yang tepat untuk mengurangi paparan,” tutupnya. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *