Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Polres Metro Tangerang Petakan Siswa Bermasalah, Cegah Tawuran Pelajar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | bantenrayaco.id

Polres Metro Tangerang Kota mengambil langkah konkret guna mencegah aksi tawuran dan kenakalan remaja. Kepolisian merangkul para kepala sekolah serta guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMP dan SMA untuk memetakan siswa yang memerlukan perhatian khusus.

Upaya pencegahan ini mencakup pendataan pelajar, penguatan peran guru BK, pelibatan orang tua, hingga deteksi dini terhadap potensi tawuran, aksi geng motor, kekerasan, dan tindak kriminalitas lainnya.

Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Eko Bagus Riyadi, menegaskan pentingnya memperkuat jalur komunikasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua murid agar potensi masalah dapat diantisipasi sejak dini.

“Mudah-mudahan dengan komunikasi seperti ini, sekolah tidak ragu-ragu untuk berkoordinasi. Kami akan memberikan pelayanan kepolisian secara maksimal dan totalitas,” ujar Eko.

Dalam kesempatan tersebut, Eko meminta pihak sekolah melakukan pendataan serta pemetaan terhadap siswa yang membutuhkan pendampingan khusus. Sekolah juga diminta aktif memantau perubahan perilaku murid, lingkungan pergaulan, hingga titik-titik di luar area sekolah yang sering dijadikan tempat berkumpul.

Eko juga mengingatkan para tenaga pendidik agar tidak memberikan stigma negatif kepada pelajar yang pernah melakukan kesalahan.

“Jangan melabeli anak didik sebagai ‘anak nakal’, melainkan kita bimbing agar perilaku dan tindak-tanduk mereka berubah menjadi lebih baik,” tegas Eko.

Sementara itu, Wakapolres Metro Tangerang Kota, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, turut menyoroti pentingnya pengawasan penggunaan media sosial. Ia mengingatkan agar para pelajar lebih bijak bermedia sosial dan tidak mengunggah konten negatif yang dapat berimbas pada rekam jejak digital mereka.

“Kita harus saling mengontrol dan mengedukasi, bukan saling melempar tanggung jawab. Jejak digital itu tidak bisa hilang, jadi ingatkan anak-anak agar selalu bijak bermedsos,” pungkas Fiki. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *