Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DPPKB Tangerang Perkuat Pembekalan Calon Pengantin untuk Bangun Keluarga Berkualitas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | bantenrayaco.id

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang memperkuat edukasi bagi calon pengantin (catin) sebagai bagian dari upaya menyiapkan kehidupan berkeluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.

Pembekalan tersebut diberikan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasar Kemis, Selasa, 15 September 2026. Sebanyak 30 calon pengantin mengikuti kegiatan yang menghadirkan narasumber dari DPPKB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas kesiapan menuju pernikahan, tetapi juga berbagai hal yang akan dihadapi pasangan setelah membangun rumah tangga. Calon pengantin mendapat pembekalan mengenai kesiapan mental dan emosional, komunikasi dalam keluarga, perencanaan kehidupan rumah tangga, hingga kesehatan pasangan.

Pemateri dari DPPKB Kabupaten Tangerang, Nia Kurnia, mengatakan kesiapan menikah tidak cukup hanya dengan memenuhi persyaratan administrasi maupun mempersiapkan akad. Menurutnya, pasangan juga harus memiliki pengetahuan untuk menjalankan peran masing-masing dalam kehidupan keluarga.

“Calon pengantin perlu memahami bagaimana membangun komunikasi yang sehat, merencanakan kehidupan keluarga, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri menjadi orang tua yang bertanggung jawab,” ujar Nia.

Dalam kegiatan tersebut, Nia juga menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum pasangan menikah. Upaya tersebut perlu dimulai ketika calon pengantin mulai merencanakan kehidupan berkeluarga, bukan hanya setelah memiliki anak.

Ia menjelaskan kesehatan calon ibu dan ayah, kecukupan gizi, pola hidup sehat, serta perencanaan kehamilan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari persiapan membangun keluarga.

“Calon pengantin perlu memahami bahwa kesehatan dan kecukupan gizi pasangan akan menjadi bagian dari kesiapan membangun keluarga dan mempersiapkan generasi berikutnya,” katanya.

Selain materi dari DPPKB, peserta juga mendapatkan pembekalan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Salah seorang peserta, Yoga, mengaku memperoleh sejumlah pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Ia menilai bimbingan perkawinan memberikan gambaran mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum dan setelah pernikahan.

“Bimbingan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai calon pengantin. Banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami menjadi lebih jelas, sehingga kami merasa lebih siap untuk menjalani kehidupan setelah menikah,” tuturnya.

DPPKB Kabupaten Tangerang bersama KUA dan Dinas Kesehatan berkomitmen melanjutkan edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan calon pengantin. Pembekalan sejak sebelum pernikahan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun keluarga yang sehat, harmonis, tangguh, dan berkualitas.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung terbentuknya generasi Kabupaten Tangerang yang sehat dan berkualitas melalui perencanaan keluarga yang lebih matang sejak sebelum pernikahan.(dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *