Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bupati Pandeglang Minta SKPD Susun Program Prioritas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani meminta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memprioritaskan program pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027.

Ia menegaskan, setiap alokasi anggaran harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Pandeglang.

Penegasan tersebut disampaikan Dewi saat membuka Sosialisasi Penyusunan RKA SKPD Tahun Anggaran 2027 di Mutiara Carita, Pandeglang, Jumat (30/10/2026).

“Dalam penyusunan RKA SKPD TA 2027, saya minta seluruh perangkat daerah benar-benar memperhatikan program prioritas pembangunan. Susun anggaran berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Dewi.

Menurutnya, penyusunan anggaran tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Setiap usulan program harus dirumuskan secara cermat, terukur, dan tepat sasaran dengan mengacu pada prioritas pembangunan daerah serta kebutuhan riil masyarakat.

Dewi juga meminta setiap program yang diajukan SKPD memiliki tujuan dan indikator kinerja yang jelas, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap program yang diusulkan oleh SKPD memiliki indikator tujuan yang jelas dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bijak menentukan skala prioritas dalam mengalokasikan anggaran. Dengan demikian, penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat menghasilkan keluaran yang optimal sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Dewi menegaskan, keberhasilan pengelolaan anggaran tidak cukup hanya diukur dari tingkat penyerapan. Lebih dari itu, setiap program harus memberikan hasil dan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita harus mengubah pola pikir. Penyusunan anggaran ini tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran semata, tetapi harus memperhatikan hasil (outcome) dan dampak (impact) dari setiap program yang dilaksanakan,” katanya.

Selain ketepatan alokasi anggaran, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah. Sinkronisasi diperlukan agar program pembangunan berjalan selaras, berkesinambungan, serta tidak tumpang tindih.

Menurut Dewi, koordinasi antarsatuan kerja menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Ia berharap seluruh kepala SKPD beserta jajarannya dapat menyusun perencanaan anggaran secara bertanggung jawab dengan mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, transparansi, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat harus menjadi landasan dalam setiap tahapan perencanaan anggaran.

“Harapan kita bersama, melalui perencanaan anggaran yang tepat, efisien, dan terarah, program pembangunan pada tahun 2027 mendatang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Pandeglang secara signifikan,” tutupnya.  (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *