Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Studi ke Semarang, Pemkot Tangerang Dalami Strategi Digitalisasi untuk Perkuat PAD

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | bantenrayaco.id

Pemerintah Kota Tangerang menggali pengalaman Pemerintah Kota Semarang dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama melalui digitalisasi dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Pembelajaran tersebut dilakukan dalam kunjungan studi tiru yang dipimpin Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono ke Pemkot Semarang, Kamis (24/9/2026). Rombongan turut melibatkan sejumlah perangkat daerah yang berkaitan dengan penerimaan dan pengelolaan pendapatan daerah.

Di antaranya Badan Pendapatan Daerah, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, serta Dinas Ketahanan Pangan.

Selain membahas strategi meningkatkan PAD, rombongan Pemkot Tangerang mendalami penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), khususnya dalam pengelolaan pajak dan retribusi.

Maryono mengatakan, kunjungan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar peningkatan angka penerimaan. Pemkot Tangerang ingin melihat bagaimana sistem pengelolaan pendapatan dapat dibuat lebih transparan, akuntabel, efisien, dan mudah digunakan masyarakat.

“Kami datang ke Kota Semarang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Optimalisasi PAD dan ETPD bukan sekadar mengejar target penerimaan, tetapi membangun sistem yang transparan, akuntabel, efisien, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Maryono seusai pertemuan dengan Sekda Kota Semarang beserta jajaran di Kantor Pemerintah Kota Semarang.

Menurut Maryono, sejumlah praktik yang diterapkan Pemkot Semarang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Tangerang. Beberapa di antaranya mencakup digitalisasi pajak, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan pendapatan daerah.

Namun, ia menegaskan, hasil studi tiru tidak akan diterapkan secara mentah. Pemkot Tangerang akan menyesuaikannya dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

“Tidak semua harus diterapkan sama. Yang kami pelajari adalah bagaimana membangun sistem yang tepat untuk Kota Tangerang, sehingga potensi penerimaan dapat dikelola lebih optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto menyambut baik kunjungan jajaran Pemkot Tangerang. Ia menilai pertemuan antardaerah tersebut dapat menjadi ruang bertukar pengalaman, terutama dalam penguatan elektronifikasi transaksi pajak daerah.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Bapak Wakil Wali Kota Tangerang beserta jajaran. Ini menjadi ruang diskusi dan sharing ilmu, khususnya dalam penguatan ETPD,” ujar Handi.

Maryono memastikan hasil pembelajaran dari Semarang akan dibahas lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait. Evaluasi tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem perpajakan sekaligus tata kelola pendapatan daerah di Kota Tangerang.

“Muaranya satu, bagaimana potensi penerimaan daerah dapat kita maksimalkan dengan tata kelola yang semakin baik. Pada akhirnya, penerimaan tersebut harus kembali dalam bentuk pelayanan publik yang berkualitas dan manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *