Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bupati Pandeglang Pastikan 223.017 Warga Mendapat Jaminan Kesehatan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Pada 2026, sebanyak 223.017 jiwa penduduk Pandeglang dijamin melalui skema Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU-BP Pemda) yang pembiayaannya bersumber dari anggaran pemerintah daerah.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat sekaligus bagian penting dalam pembangunan manusia dan peningkatan kesejahteraan.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap masyarakat. Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera,” kata Dewi, Selasa (18/8/2026).

Menurut Dewi, Pemkab Pandeglang terus memperkuat pelayanan kesehatan mulai dari tingkat desa, puskesmas hingga rumah sakit. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan.

Pemkab Pandeglang juga meningkatkan dukungan terhadap masyarakat penerima bantuan iuran JKN pada 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan kepesertaan dan mengejar target Universal Health Coverage (UHC).

“Kita terus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Pada tahun 2026, Pemkab Pandeglang juga meningkatkan dukungan terhadap Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” ujarnya.

Dewi menjelaskan, jumlah masyarakat yang ditanggung melalui PBPU-BP Pemda yang dibiayai pemerintah daerah meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa pada 2026.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 2025. Pada tahun sebelumnya, sekitar 91 ribu jiwa ditanggung melalui PBI yang pembiayaannya berasal dari pemerintah daerah.

“Jika pada tahun 2025 sekitar 91 ribu jiwa ditanggung melalui PBI yang dibiayai pemerintah daerah, pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa,” jelasnya.

Sementara itu, Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang, Manna, mengapresiasi komitmen Pemkab Pandeglang dalam mendukung keberlangsungan Program JKN sekaligus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Manna, pembangunan sektor kesehatan menjadi salah satu perhatian penting Pemkab Pandeglang. Dukungan pemerintah daerah dinilai berperan dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pandeglang atas komitmen serta kontribusi nyata dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Dukungan itu merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan melalui Program JKN,” kata Manna.  (Hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *