Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Banten Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bukan Sekadar Bangunan, KNMP Harus Sejahterakan Nelayan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | bantenrayaco.id

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, diharapkan tidak sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat menghadiri kegiatan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan Tahun 2026, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di kawasan KNMP Desa Cikiruhwetan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Kabupaten Pandeglang.

Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Provinsi Banten, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Cikiruhwetan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan masyarakat, khususnya warga Cikiruhwetan, Dewi juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas inisiasi program pembangunan KNMP melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil perjuangan, komunikasi, koordinasi, serta komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, kecamatan, pemerintah desa, unsur legislatif, serta dukungan dan doa masyarakat nelayan.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi merupakan bukti nyata perhatian pemerintah dalam memperjuangkan kehidupan dan kesejahteraan para nelayan. Kami berharap keberadaan kawasan ini dapat meningkatkan produktivitas, memperluas akses usaha perikanan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Dewi juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama kawasan laut, sungai, dan pesisir. Ia mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan karena pencemaran sungai dapat bermuara ke laut dan berdampak terhadap keberlangsungan ekosistem perikanan.

Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk mempertahankan sumber daya alam sekaligus menjamin kehidupan generasi mendatang.

Ia juga berpesan kepada nelayan dan masyarakat agar merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun sehingga Kampung Nelayan Merah Putih dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan II, Irwan Meilano, mengatakan peningkatan kesejahteraan nelayan merupakan salah satu amanah besar yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

Menurutnya, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan harapan tersebut. Ia berharap Kabupaten Pandeglang dapat menjadi bagian dari pengembangan program yang mendorong nelayan lebih produktif dan memiliki nilai tambah ekonomi.

“Kami ingin menjadikan Pandeglang sebagai bagian dari program ini. Harapan kami, keberhasilan Kampung Nelayan tidak hanya dilihat dari bangunan dan fasilitas yang berdiri, tetapi dari meningkatnya pendapatan serta kesejahteraan masyarakat nelayan. Tujuan akhirnya adalah bagaimana nelayan kita bisa naik kelas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut, Kartika Listriana, menjelaskan bahwa Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, KKP menghadirkan berbagai pelayanan dan bantuan langsung kepada masyarakat di 27 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik.

Menurut Kartika, kegiatan ini bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus memperkuat peran nelayan sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Sejumlah kegiatan digelar, di antaranya pelatihan dan sertifikasi kecakapan nelayan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan perizinan, sertifikasi mutu, serta bazar produk UMKM dan hasil perikanan. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas masyarakat dan nelayan.

Selain pelayanan, KKP juga menyalurkan sejumlah bantuan dan fasilitasi. Bantuan tersebut meliputi paket sarana dan prasarana pengawasan, paket sembako bagi nelayan, voucher belanja produk perikanan pada bazar UMKM, serta 100 ribu benih ikan lele untuk kegiatan budi daya.

Bantuan lainnya berupa sertifikat kecakapan nelayan, sertifikat ANKAPIN (Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan), serta fasilitasi program jaminan ketenagakerjaan bagi nelayan.

Melalui Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2026, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pandeglang diharapkan tidak hanya memperkuat sarana dan prasarana perikanan, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, serta mendorong terwujudnya kehidupan nelayan yang lebih sejahtera dan mandiri. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *